Musuh terbesar dalam Tes Intelegensia Umum (TIU) bukanlah soal yang sulit, melainkan waktu. Banyak peserta gagal bukan karena tidak bisa menghitung, tapi karena mereka menghitung dengan cara konvensional (cara anak SD) yang memakan waktu 3-5 menit per soal. Padahal, jatah waktumu cuma 54 detik!
Untuk lolos Passing Grade TIU (minimal 80 poin), kamu butuh "Jalan Tikus" atau yang sering disebut para pejuang NIP sebagai Rumus Setan. Rumus ini memangkas proses hitung yang panjang menjadi logika sederhana yang bisa diselesaikan sambil merem.
1. Rumus "Jokowi" (Jarak, Kecepatan, Waktu)
Soal cerita tentang dua orang yang menyusul atau berpapasan adalah langganan keluar. Jangan bingung membayangkan skenarionya. Ingat saja rumus segitiga J-K-W (Jokowi).
Untuk kasus Susul-Menyusul (A berangkat duluan, B mengejar), gunakan rumus selisih:
Waktu Susul = Selisih Jarak / Selisih Kecepatan
W = ΔJ / (V2 - V1)
Contoh: Selisih jarak 10km. A (40km/jam), B (60km/jam).
W = 10 / (60-40) = 10/20 = 0,5 jam (30 menit).
2. Jebakan Pecahan "Cantik" (X % dari Y)
Sering ketemu soal: "Berapakah 33,33% dari 96?". Kalau kamu hitung manual 33,33/100 dikali 96, tamatlah riwayatmu. Kertas buram penuh, waktu habis.
Hafalkan Tabel Pecahan Istimewa ini. Angka desimal keriting itu sebenarnya adalah pecahan sederhana!
- 33,33% = 1/3
- 16,67% = 1/6
- 12,5% = 1/8
- 37,5% = 3/8
Jadi, 33,33% dari 96 sama saja dengan 96 dibagi 3. Jawabannya 32. Selesai dalam 2 detik!
3. Trik Ekor Angka (Digit Terakhir)
Untuk soal perkalian atau pemangkatan angka besar, JANGAN DIHITUNG SAMPAI TUNTAS. Cukup lihat angka satuannya (ekornya) saja.
A. 4.056.126
B. 4.056.196
C. 4.056.188
Lihat ekornya saja: 4 × 4 = 16 (Ekornya 6).
Langsung eliminasi C. Tinggal cek A atau B.
Dengan teknik ini, kamu bisa menghemat otak untuk soal Logika Analitis yang lebih butuh konsentrasi. Selamat mencoba!