Pengantar TBI: Structure & Written Expression (TOEFL Like)
Bagian Structure & Written Expression (S.W.E.) dalam tes TOEFL (terutama PBT/ITP) dirancang untuk menguji kemampuan Anda dalam memahami dan mengidentifikasi penggunaan tata bahasa Inggris yang benar. Bagian ini fundamental untuk menunjukkan penguasaan struktur kalimat dan ekspresi tertulis dalam bahasa Inggris standar. Menguasai bagian ini tidak hanya penting untuk skor TOEFL Anda, tetapi juga meningkatkan akurasi dan kejelasan komunikasi Anda dalam bahasa Inggris secara umum.
Secara umum, bagian S.W.E. dibagi menjadi dua tipe soal:
- Structure (Melengkapi Kalimat): Anda akan diberikan kalimat yang belum lengkap dan empat pilihan jawaban (A, B, C, D) untuk melengkapi bagian yang kosong agar kalimat menjadi gramatikal dan memiliki makna yang benar.
- Written Expression (Mengidentifikasi Kesalahan): Anda akan diberikan kalimat lengkap dengan empat kata atau frasa yang digarisbawahi (A, B, C, D). Tugas Anda adalah mengidentifikasi satu dari empat bagian yang digarisbawahi tersebut yang mengandung kesalahan tata bahasa atau penggunaan kata.
Kedua tipe soal ini memerlukan pemahaman mendalam tentang aturan tata bahasa Inggris, mulai dari kesesuaian subjek-kata kerja hingga struktur kalimat yang lebih kompleks.
Area Tata Bahasa Kunci yang Diuji
Untuk berhasil dalam bagian ini, penting untuk fokus pada area tata bahasa yang paling sering diuji. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Subject-Verb Agreement (Kesesuaian Subjek-Kata Kerja)
Ini adalah salah satu kesalahan paling umum. Kata kerja harus selalu sesuai dengan subjeknya dalam hal jumlah (singular/plural). Perhatikan hal-hal berikut:
- Singular Subjects: Menggunakan kata kerja tunggal (misalnya, "The student studies.")
- Plural Subjects: Menggunakan kata kerja jamak (misalnya, "The students study.")
- Intervening Phrases: Frasa yang memisahkan subjek dari kata kerja tidak mengubah kesesuaian. (misalnya, "The book, along with its appendices, is very informative.")
- Indefinite Pronouns: Beberapa kata ganti tak tentu (e.g., everyone, nobody, something, each) selalu tunggal, sementara yang lain bisa tunggal atau jamak (e.g., some, all, none).
- Collective Nouns: Kata benda kolektif (e.g., team, family, committee) bisa tunggal atau jamak tergantung pada apakah mereka bertindak sebagai satu unit atau individu.
2. Parallel Structure (Struktur Paralel)
Ketika Anda menggabungkan dua atau lebih ide, frasa, atau klausa dalam sebuah daftar atau menggunakan konjungsi koordinatif (and, or, but), mereka harus memiliki struktur gramatikal yang sama. Ini berlaku untuk kata benda, kata kerja, kata sifat, frasa, dan klausa.
- Contoh Salah: "He likes to swim, to run, and cycling."
- Contoh Benar: "He likes to swim, to run, and to cycle." ATAU "He likes swimming, running, and cycling."
3. Pronoun Agreement and Reference (Kesesuaian dan Referensi Kata Ganti)
Kata ganti harus sesuai dalam jumlah (singular/plural) dan jenis kelamin (masculine/feminine) dengan kata benda yang dirujuknya (antecedent). Juga, pastikan referensi kata ganti jelas.
- Contoh Salah: "Every student should bring their own book." (Every student adalah tunggal, their adalah jamak)
- Contoh Benar: "Every student should bring his or her own book." atau "All students should bring their own books."
4. Word Form and Word Choice (Bentuk Kata dan Pilihan Kata)
Kesalahan ini melibatkan penggunaan bentuk kata yang salah (misalnya, kata sifat alih-alih kata keterangan, atau kata benda alih-alih kata kerja) atau memilih kata yang salah meskipun ejaannya mirip.
- Adjective vs. Adverb: Kata sifat menggambarkan kata benda; kata keterangan menggambarkan kata kerja, kata sifat lain, atau kata keterangan lain. (e.g., "He is a careful driver." vs. "He drives carefully.")
- Confusing Words: Pasangan kata seperti affect/effect, advise/advice, principal/principle, amount/number, fewer/less sering menjadi sumber kesalahan.
5. Conjunctions and Connectors (Konjungsi dan Penghubung)
Penggunaan konjungsi (and, but, or, so), konjungsi subordinatif (although, because, while, if), dan kata penghubung lainnya (however, therefore, moreover) harus tepat untuk menciptakan hubungan logis antara klausa dan kalimat.
- Pastikan konjungsi yang digunakan sesuai dengan hubungan makna (sebab-akibat, kontras, penambahan, dll.).
- Perhatikan tanda baca yang menyertai konjungsi, terutama koma sebelum konjungsi koordinatif dalam kalimat majemuk.
6. Comparatives and Superlatives (Komparatif dan Superlatif)
Gunakan bentuk komparatif (-er, more) ketika membandingkan dua hal, dan bentuk superlatif (-est, most) ketika membandingkan tiga hal atau lebih.
- Contoh: "She is taller than her sister." (Komparatif)
- Contoh: "He is the tallest student in the class." (Superlatif)
- Hindari penggunaan ganda seperti "more taller" atau "most fastest".
7. Inversions (Inversi)
Inversi terjadi ketika kata kerja atau bagian dari kata kerja diletakkan sebelum subjek. Ini sering terjadi setelah ekspresi negatif (never, rarely, hardly, not only, no sooner) atau dalam kalimat kondisional tanpa "if".
- Contoh: "Never before have I seen such a beautiful sunset." (Bukan "I have never before seen...")
- Contoh: "Had I known, I would have helped." (Untuk "If I had known...")
8. Conditional Sentences (Kalimat Kondisional)
Memahami empat jenis kalimat kondisional (Zero, First, Second, Third) dan campuran kondisional sangat penting untuk mencocokkan tenses kata kerja di klausa 'if' dan klausa utama.
- Type 1 (Real Present/Future): If + Simple Present, will + V1 (e.g., "If it rains, I will stay home.")
- Type 2 (Unreal Present/Future): If + Simple Past, would + V1 (e.g., "If I had money, I would buy a car.")
- Type 3 (Unreal Past): If + Past Perfect, would have + V3 (e.g., "If I had studied, I would have passed the exam.")
9. Relative Clauses (Klausa Relatif)
Penggunaan kata ganti relatif (who, whom, whose, which, that, where, when) untuk memperkenalkan klausa relatif harus tepat. Pastikan kata ganti relatif merujuk ke antecedent yang benar dan berfungsi dengan benar dalam klausa (sebagai subjek, objek, atau penentu kepemilikan).
- Who/Whom: Untuk orang (who sebagai subjek, whom sebagai objek).
- Which: Untuk benda atau hewan.
- That: Untuk orang, benda, atau hewan (lebih fleksibel, tapi perhatikan koma).
10. Prepositions (Preposisi)
Preposisi (in, on, at, for, with, by, dll.) seringkali sulit karena banyak frasa kata kerja dan ekspresi idiomatik yang menggunakan preposisi tertentu. Kesalahan dalam preposisi bisa mengubah makna kalimat atau membuatnya tidak gramatikal.
- Perhatikan preposisi yang digunakan dengan kata kerja tertentu (e.g., rely on, agree with).
- Perhatikan preposisi yang digunakan dengan kata sifat tertentu (e.g., afraid of, good at).
Strategi Mengerjakan Soal Structure & Written Expression
Untuk memaksimalkan skor Anda, terapkan strategi berikut:
- Baca Seluruh Kalimat: Jangan langsung terpaku pada bagian yang kosong atau yang digarisbawahi. Pahami konteks dan makna keseluruhan kalimat.
- Identifikasi Subjek dan Kata Kerja Utama: Ini adalah langkah pertama yang krusial untuk mengecek kesesuaian subjek-kata kerja dan struktur kalimat dasar.
- Cari Indikator Kesalahan Umum: Perhatikan kata-kata atau frasa yang sering memicu kesalahan, seperti konjungsi, preposisi, kata ganti, ekspresi perbandingan, dan bentuk waktu.
- Eliminasi Jawaban yang Salah: Jika Anda ragu, singkirkan pilihan jawaban yang jelas-jelas salah terlebih dahulu. Ini akan meningkatkan peluang Anda untuk memilih jawaban yang benar.
- Periksa Paralelisme: Untuk daftar atau elemen yang dihubungkan oleh konjungsi, pastikan semuanya memiliki bentuk gramatikal yang sama.
- Perhatikan Tanda Baca: Meskipun tidak selalu diuji secara eksplisit, tanda baca yang benar seringkali merupakan petunjuk untuk struktur kalimat yang benar, terutama penggunaan koma dengan klausa atau konjungsi.
- Periksa Makna: Pastikan pilihan jawaban tidak hanya gramatikal tetapi juga masuk akal dalam konteks kalimat.
- Latihan Teratur: Kunci untuk menguasai bagian ini adalah latihan. Semakin banyak Anda berlatih dengan berbagai jenis soal, semakin Anda akan mengenali pola kesalahan dan struktur yang benar.
Dengan pemahaman yang kuat tentang area tata bahasa ini dan penerapan strategi yang efektif, Anda akan siap menghadapi bagian Structure & Written Expression di tes TOEFL dengan percaya diri.