Seorang siswa di sekolah seringkali terlalu bersemangat dalam berpendapat, bahkan sering memotong pembicaraan orang lain. Di sisi lain, ada siswa yang sangat pendiam dan takut untuk mengungkapkan ide-idenya. Bagaimana prinsip 'Tengah Sempurna' dapat diterapkan untuk membantu kedua siswa ini?