Sad Atatayi merupakan cerminan dari kegelapan batin (avidya) dan sifat-sifat rajas-tamas yang dominan dalam diri manusia. Oleh karena itu, untuk mengatasi Sad Atatayi secara fundamental dan berkelanjutan, bukan hanya dengan hukuman, tetapi juga dengan transformasi diri. Apa yang dimaksud dengan transformasi diri yang paling efektif dalam konteks ini menurut ajaran Hindu?