Dalam Aksara Bali, kata "sari" yang berarti "bunga" ditulis berbeda dengan "sari" yang berarti "inti" atau "esensi". Jika dalam sebuah teks upacara yang berbicara tentang "segala inti persembahan" ("sami sari banten"), namun aksara yang digunakan justru merujuk pada "bunga", kesalahan penulisan ini dapat menyebabkan...