Anda adalah seorang manajer proyek di sebuah perusahaan pengembang aplikasi. Tim Anda sedang merancang aplikasi kamus digital Sunda-Indonesia yang interaktif dan berorientasi pada penggunaan sehari-hari di dunia kerja. Fitur utama yang diusulkan adalah 'Situasi Komunikasi Profesional'. Masalahnya, beberapa anggota tim berpendapat bahwa bahasa Sunda formal (Basa Hormat) terlalu kaku dan tidak relevan untuk anak muda. Bagaimana Anda akan meyakinkan tim mengenai pentingnya mengintegrasikan Basa Hormat dalam aplikasi tersebut, terutama untuk konteks profesional?