Memanggil pengemudi tersebut untuk berdiskusi, menyampaikan dampak negatif keterlambatan pada pekerjaan, dan mencari solusi bersama agar ia bisa tetap menjalankan kegiatan sosial keagamaan tanpa mengganggu profesionalismenya dalam bekerja, misalnya dengan manajemen waktu yang lebih baik atau penyesuaian jadwal jika memungkinkan.