Seorang teknisi muda lulusan SMK Otomotif bernama Rio sedang magang di sebuah bengkel resmi. Ia diminta oleh seniornya untuk memanipulasi data pengerjaan servis agar target bulanan tercapai, meskipun beberapa prosedur standar tidak dilakukan sepenuhnya. Rio merasa tidak nyaman karena hal tersebut bertentangan dengan integritas profesionalnya dan ajaran iman Kristen yang menjunjung kejujuran. Namun, ia juga khawatir akan dimarahi atau kehilangan kesempatan magang jika menolak. Dalam konteks membangun jati diri sebagai profesional Kristen, tindakan yang paling tepat bagi Rio adalah: