Dua rekan kerja di bagian produksi, Bapak Budi dan Bapak Tono, terlibat perselisihan pribadi yang semakin meruncing dan mulai mengganggu konsentrasi serta kinerja tim secara keseluruhan. Mereka enggan saling berbicara dan menciptakan suasana kerja yang tidak kondusif. Saudara adalah salah satu rekan kerja mereka.